Strategi Sukses Ternak Layer: PT Arsakha Mandiri Utama Bedah Analisis Usaha 1.000 Ekor di Yogyakarta

Yogyakarta, 19 Januari 2026 – Telur bukan sekadar komoditas pangan, melainkan peluang bisnis yang tak pernah mati. Menyadari besarnya potensi industri peternakan ayam petelur sebagai pilar ketahanan pangan nasional, PT. Arsakha Mandiri Utama kembali turun lapangan.
Pada Rabu, 14 Januari 2026 lalu, bertempat di Omah Kayu, Jl. Pemuda no. 235 Gunung Kidul, puluhan peternak dan calon pebisnis berkumpul dalam acara “Seminar Bisnis Ayam Petelur”. Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah bengkel ilmu bagi mereka yang ingin terjun maupun scale-up di bisnis layer secara profesional.
Komitmen Kualitas: Bukan Sekadar Jual Beli
Sesi pembuka yang hangat disampaikan oleh Ibu Intan Rianda. Dalam paparannya, beliau tidak hanya mengenalkan profil perusahaan, tetapi menekankan sebuah nilai inti (core value) yang dipegang teguh oleh PT. Arsakha Mandiri Utama: Kepercayaan.
“Kami berkomitmen tidak hanya sekadar menjual, tetapi memberikan jaminan kualitas. Mulai dari bobot ayam yang sesuai umur, layanan pengobatan jika ayam sakit setelah dibeli, hingga penyediaan strain pullet yang tepat,” tegas Ibu Intan di hadapan peserta.
Komitmen inilah yang menjadi alasan mengapa PT Arsakha Mandiri Utama mampu menjual puluhan ribu ayam pullet (ayam siap bertelur) setiap bulannya. Kuncinya ada pada layanan purnajual (aftersales) yang “jempolan”, membuat peternak merasa aman dan didampingi.

Bedah “Dapur” Bisnis: Simulasi 1.000 Ekor
Bagi peternak, angka tidak pernah bohong. Sesi yang paling dinanti peserta adalah saat Ibu Intan mengajak peserta melakukan Bedah Analisis Usaha.
Tidak tanggung-tanggung, simulasi dilakukan untuk skala 1.000 ekor ayam pullet. Segala hal dihitung secara transparan, mulai dari:
- Estimasi jumlah telur yang dihasilkan (Productivity Rate).
- Hitungan fluktuasi harga telur di pasaran.
- Total konsumsi pakan harian.
- Perhitungan Feed Conversion Ratio (FCR) untuk mengukur efisiensi.
Untuk mencapai target cuan tersebut, perusahaan menawarkan program pendampingan yang ketat. “Pakan berkualitas, vaksin lengkap, dan pantauan kesehatan berkala adalah kunci,” tambah Ibu Intan.

Manajemen Kandang: Kunci Sukses Sebelum Ayam Masuk
Seminar semakin berbobot ketika Bapak Heri Setiyawan mengambil alih panggung untuk sesi teknis. Beliau mengupas tuntas apa yang sering luput dari perhatian peternak pemula.
“Kunci keberhasilan dimulai sebelum ayam masuk,” ujar Pak Heri. Beliau menyoroti pentingnya sterilitas kandang sebelum Day Old Chicken (DOC) atau pullet tiba.
Pak Heri juga membagikan strategi krusial lainnya, antara lain:
- Teknik Pemindahan Ayam: Cara memindahkan ayam ke kandang pelanggan agar aman dan minim stres.
- Masa Adaptasi: Tips agar ayam segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan langsung gaspol berproduksi.
- Recording & Evaluasi: Pelatihan cara mengisi rekording kandang agar peternak memiliki data akurat tentang bisnisnya.
- Tak ketinggalan, materi mengenai penyakit dan penanganan kesehatan ayam petelur turut dibahas mendalam, memastikan peternak siap menghadapi segala tantangan di lapangan.
Harapan untuk Peternak Indonesia
Melalui pemaparan yang komprehensif—mulai dari prospek bisnis, manajemen pakan, hingga vaksinasi—PT Arsakha Mandiri Utama berharap wawasan para peternak di Yogyakarta dan sekitarnya semakin terbuka.
Dengan ilmu yang tepat, efisiensi budidaya meningkat, dan keuntungan pun bisa maksimal. Ke depannya, Pullet Aman telah merencanakan berbagai agenda edukatif lainnya untuk terus mendukung kemajuan peternak ayam pullet di Indonesia.
Saksikan dokumentasi dari acara tersebut pada video dibawah ini:
Ingin memulai bisnis ayam petelur dengan pendampingan ahli?
Dapatkan informasi lebih rinci mengenai pullet berkualitas dan konsultasi peternakan melalui:
- Website: pulletaman.co.id
- Instagram: @expertfarmer.id dan @pulletaman
- TikTok: @expertfarmer.id dan @pulletaman
- Youtube: @ExpertFarmer_Id
- WhatsApp: 0858-7567-7775 dan 0881-2222-82425
Penulis : Yasuhiro Rinaldy Kenzo
Kurator : Unggara

Previous Post