Vaksinasi yang Diperlukan Pada Setiap Fase Ayam

Yogyakarta, 29 Juni 2026 – Memahami jadwal pemberian vaksin pada setiap fase pertumbuhan ayam merupakan pengetahuan yang wajib diketahui oleh peternak. Vaksinasi merupakan strategi perlindungan jangka panjang untuk memastikan sistem kekebalan tubuh ayam siap menghadapi berbagai ancaman penyakit yang kian berganti.

Memberikan vaksin pada waktu yang kurang tepat justru dapat membuat perlindungan menjadi tidak efektif atau bahkan menambah stres ayam yang sedang mengalami masa transisi lingkungan. Oleh karena itu, ketepatan waktu dalam memvaksinasi merupakan faktor penting untuk menjaga stabilitas kesehatan kawanan ternak sejak mereka menetas hingga masa akhir produksinya nanti.

Vaksinasi yang Diperlukan pada Masa Pre-Layer

Vaksinasi ini dimulai sejak fase Day Old Chicken (DOC). Pada masa rentan ini, anak ayam membutuhkan perlindungan dasar berupa vaksinasi untuk mencegah serangan virus Newcastle Disease (ND), Avian Influenza (AI), serta Infectious Bronchitis (IB). Setelah melewati usia awal tersebut, anak ayam akan terus bertumbuh dan memasuki fase starter di mana interaksi mereka dengan lingkungan sekitar menjadi semakin aktif.

Pada masa starter ini, jadwal vaksinasi dilanjutkan dengan pemberian perlindungan terhadap penyakit gumboro, infeksi cacar atau pox, serta penyakit coryza yang sering kali menginfeksi area pernapasan akibat fluktuasi suhu di dalam ruangan.

Seiring bertambahnya ukuran dan massa otot, ayam akan melangkah menuju fase pertumbuhan yaitu fase grower. Pada rentang waktu pemeliharaan ini, fokus perlindungan kesehatan kembali diarahkan untuk memperkuat antibodi ayam terhadap ancaman mematikan dari penyakit Newcastle Disease dan Infectious Bronchitis melalui pemberian vaksinasi ulangan.

Setelah fase grower berhasil dilalui, ayam akan memasuki fase pullet yang menjadi fase paling menegangkan bagi fisik ayam. Pada fase pullet ini, peternak biasanya tidak melakukan vaksinasi apa pun karena ayam sedang dalam proses ditransfer dari kandang beralas sekam menuju sistem kandang baterai sehingga mereka membutuhkan suasana yang tenang untuk beradaptasi dan mempersiapkan kelenjar reproduksinya menyambut fase layer.

Vaksinasi pada Fase Layer

Ketika ayam sudah beradaptasi dan mulai menghasilkan butiran telur secara rutin dan memasuki fase layer, pengawasan kesehatan tetap harus dikawal dengan vaksinasi. Pada masa puncak produksi ini, ayam wajib mendapatkan vaksinasi ulang untuk ND, AI, dan IB guna memastikan kualitas cangkang dan isi telur tidak mengalami kerusakan akibat infeksi virus.

Selain pemberian vaksin tersebut, peternak juga diharuskan untuk rutin memberikan obat cacing agar seluruh nutrisi dari pakan benar benar diserap maksimal oleh tubuh ayam. Seluruh rangkaian vaksinasi ini pada akhirnya akan dihentikan sepenuhnya ketika kawanan layer sudah menginjak fase afkir. Dikarenakan sudah mendekati masa selesai bereproduksi, ayam pada fase afkir biasanya tidak lagi divaksinasi karena peternak sudah bersiap untuk segera mengeluarkan mereka dari fasilitas kandang.

Jika kalian ingin membeli ayam pullet berkualitas yang sudah divaksinasi secara terjadwal pada masing masing fasenya seperti diatas, kalian dapat berlangganan ayam pullet dari PT. Arshaka Mandiri Utama. Ayam yang kami besarkan telah melewati berbagai vaksinasi seperti ND, AI, IB, Pox, IBD, AMPV dan lainnya.

Tertarik dan ingin memulai bisnis ayam petelur dengan pendampingan ahli?
Dapatkan informasi lebih rinci mengenai pullet berkualitas dan konsultasi peternakan melalui:


Penulis : Yasuhiro Rinaldy Kenzo
Kurator : Unggara

Tertarik untuk melihat artikel lainnya? silahkan klik link dibawah ini untuk membaca:
https://pulletaman.co.id/2026/06/22/cara-mengetahui-apakah-layermu-sehat-di-peternakan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *