SEBERAPA PENTING SIH VAKSIN NDAI BUAT AYAM?

Yogyakarta, 12 Mei 2026 – Vaksin merupakan pertahanan utama yang wajib dipersiapkan peternak untuk melindungi ayam mereka. Di antara berbagai jenis vaksinasi yang ada di dunia perunggasan, vaksin campuran yang dikenal dengan nama NDAI menempati posisi krusial.

Vaksin ini menggabungkan dua perlindungan sekaligus dalam 1x pemberian yaitu untuk menangkal penyakit Newcastle Disease (ND) atau Tetelo dan Avian Influenza (AI) yang lebih dikenal dengan penyakit flu burung.

Pemberian vaksin gabungan ini sangat memudahkan peternak karena anak ayam tidak perlu disuntik atau ditetes berulang kali dalam waktu yang berdekatan sehingga tingkat stres yang dialami oleh hewan dapat ditekan seminimal mungkin selama masa pemeliharaan awal.

Dampak yang Ditimbulkan Dari Virus ND dan AI

Dampak buruk yang ditimbulkan apabila virus Newcastle Disease dan Avian Influenza berhasil masuk ke dalam lingkungan peternakan dapat melumpuhkan seluruh ayam Anda. Virus penyakit Tetelo biasanya menyerang sistem saraf dan saluran pernapasan ayam yang sering kali ditandai dengan kepala dan leher yang melintir, kotoran berwarna hijau, serta penurunan angka produksi telur yang sangat drastis dalam waktu yang sangat singkat.

Sementara itu, serangan virus flu burung mampu memicu tingkat kematian massal secara mendadak dengan ciri fisik berupa pial dan jengger yang membiru akibat peradangan hebat. Kedua penyakit mematikan ini menyebar melalui udara maupun peralatan kandang yang kurang bersih sehingga pencegahan melalui pembentukan antibodi dari dalam tubuh ayam menjadi satu satunya jalan keluar yang paling masuk akal untuk dilakukan.

Cara yang Dapat Dilakukan Untuk Mencegah NDAI

Pembentukan sistem kekebalan tubuh terhadap kedua virus tersebut tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan 1x tindakan medis di masa kecil. Jadwal pemberian vaksin gabungan ini harus dilakukan secara berulang beberapa kali semasa ayam hidup guna memastikan jumlah antibodi di dalam aliran darah selalu berada pada batas yang aman untuk melawan kemungkinan infeksi.

Pemberian dosis yang pertama biasanya mulai dilakukan saat anak ayam baru menginjak 4 hari karena pada rentang masa tersebut perlindungan alami yang dibawa dari induknya sudah mulai menurun secara bertahap. Setelah itu, peternak harus melakukan vaksinasi ulangan secara disiplin pada minggu minggu berikutnya sesuai panduan dokter hewan hingga ayam remaja tersebut siap memasuki fase bertelur agar perlindungan kesehatan terus berlanjut hingga masa akhir produksinya nanti.

Memastikan bahwa ayam mendapatkan vaksinasi yang lengkap sering kali menjadi tugas yang menyita waktu dan membutuhkan ketelitian bagi para peternak mandiri di lapangan. PT. Arshaka Mandiri Utama mengerti akan tantangan teknis ini sehingga kami menyediakan pullet unggul yang telah melewati rangkaian vaksinasi secara disiplin dan terjadwal.

Setiap pullet yang kami besarkan dipastikan sudah mendapatkan perlindungan maksimal dari berbagai jenis vaksin, termasuk di dalamnya adalah pemberian vaksin gabungan untuk penyakit tetelo dan flu burung secara tuntas. Dengan memilih pullet yang sudah memiliki kekebalan tubuh yang matang, para peternak dapat memulai masa produksi dengan rasa tenang tanpa harus dibayangi oleh ketakutan akan penyakit mematikan yang dapat menghabiskan modal usaha seketika.

Tertarik dan ingin memulai bisnis ayam petelur dengan pendampingan ahli?
Dapatkan informasi lebih rinci mengenai pullet berkualitas dan konsultasi peternakan melalui:


Penulis : Yasuhiro Rinaldy Kenzo
Kurator : Unggara

Tertarik untuk melihat artikel lainnya? silahkan klik link dibawah ini untuk membaca:
https://pulletaman.co.id/2026/05/10/cara-melakukan-manajemen-brooding-pada-doc/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *