Macam Macam Strain atau Jenis pada Ayam Layer

Yogyakarta, 26 Februari 2026 –  Bagi orang awam, semua ayam petelur yang berwarna cokelat mungkin terlihat sama saja dan tidak ada bedanya.

Padahal, para ahli di bidang peternakan ayam dari berbagai negara telah mengembangbiakkan berbagai jenis ayam petelur unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan para peternak di lapangan.

Memilih jenis atau strain ayam yang tepat adalah langkah awal yang penting sebelum memulai usaha, karena setiap jenis ayam memiliki keunggulan, karakter, dan hasil produksi telur yang berbeda beda. Berikut adalah beberapa jenis ayam petelur yang paling populer dan sangat sering dipelihara di Indonesia.

Lohman Brown / Lohman MB

Jenis pertama yang namanya sangat akrab di telinga para peternak kita adalah ayam Lohman MB.

Ayam jenis ini sangat disukai karena kemampuannya beradaptasi dengan iklim tropis yang panas dan perubahan cuaca di Indonesia.

Lohman MB dikenal luas sebagai ayam yang sangat produktif dengan ukuran telur yang cukup besar dan warna cangkang cokelat yang menarik perhatian pembeli.

Selain itu, ayam ini memiliki tingkat konsumsi pakan yang tergolong irit namun mampu mengubah makanan tersebut menjadi telur secara maksimal, ini merupakan pilihan yang baik bagi peternak yang ingin mencari ayam dengan Feed Conversion Ratio (FCR) yang rendah.

Hal ini tentu sangat menguntungkan peternak karena bisa menekan biaya pengeluaran untuk pembelian makanan sehari hari.

Hyline

Jenis ayam petelur unggulan berikutnya yang tidak kalah populer dikalangan peternak ayam layer di Indonesia adalah Hyline.

Ayam yang satu ini sangat terkenal dengan daya tahan tubuhnya yang luar biasa kuat dan tingkat kehidupannya yang tinggi sejak masa anak ayam hingga masa tua atau afkir.

Karakteristik utama dari ayam Hyline adalah telur yang dihasilkannya memiliki cangkang yang sangat tebal, padat, dan kuat.

Keunggulan cangkang yang kokoh ini sangat dicari oleh peternak maupun pedagang telur karena telur tersebut tidak akan mudah retak atau pecah saat melalui proses pengemasan dan pengiriman jarak jauh ke luar kota.

Postur tubuh ayam Hyline juga tergolong ramping sehingga ayam ini sangat hemat tempat ketika dimasukkan ke dalam kandang baterai.

Isa Brown

Selain kedua jenis tersebut, ada pula ayam Isa Brown yang reputasinya sudah sangat melegenda di kalangan peternak ayam di seluruh dunia.

Isa Brown merupakan hasil persilangan yang dirancang secara khusus untuk menghasilkan jumlah butir telur yang sangat banyak dalam satu tahun masa produksinya.

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan Muir dkk. (2022), Produksi puncak yang dapat dihasilkan oleh jenis ini mencapai lebih dari 90 persen ( >90% ) dalam kondisi ayam yang terawat.

Keistimewaan lain dari ayam jenis ini adalah sifat bawaannya yang cenderung lebih tenang dan jinak, sehingga mereka tidak mudah panik atau stres saat ada suara bising maupun gangguan di sekitar lingkungan kandang.

Karena kemudahan perawatannya dan sifatnya yang tahan banting, Isa Brown sangat cocok dipelihara baik untuk peternakan skala rumahan maupun untuk industri peternakan skala besar.

Solusi Pembelian Pullet

Menentukan jenis ayam petelur yang paling cocok dengan lingkungan kandang dan tujuan bisnis Anda memang membutuhkan pertimbangan yang matang.

Jika Anda masih bingung menentukan pilihan, PT. Arshaka Mandiri Utama siap membantu Anda menemukan bibit ayam pullet berkualitas yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dengan konsultasi yang kami punya.

Kami menyediakan berbagai pilihan jenis ayam petelur unggulan yang sudah terjamin kesehatannya, sudah divaksinasi lengkap, dan dirawat dengan tata laksana yang sangat ketat.

Dengan menggunakan bibit unggul dari kami, Anda bisa lebih tenang dalam menjalankan usaha dan tinggal bersiap menyambut masa panen telur ayam Anda.

Tertarik dan ingin memulai bisnis ayam petelur dengan pendampingan ahli?
Dapatkan informasi lebih rinci mengenai pullet berkualitas dan konsultasi peternakan melalui:


Penulis : Yasuhiro Rinaldy Kenzo
Kurator : Unggara

Sitasi :
Muir, Wendy & Akter, Yeasmin & Bruerton, Kenneth & Groves, John. (2022). The influence of hen size and diet nutrient density in early lay on hen performance, egg quality, and hen health in late lay. Poultry Science. 101. 102041. 10.1016/j.psj.2022.102041.

Baca artikel lainnya melalui link dibawah ini:
https://pulletaman.co.id/2026/02/25/faktor-yang-perlu-diperhatikan-dalam-memilih-ayam-pullet/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *