Seminar Industri Unggas Nasional Dies Natalis Ke-80 FKH UGM

Yogyakarta, 01 Mei 2026 – Peringatan Dies Natalis ke-80 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada menjadi momentum bagi perkembangan dunia perunggasan di tanah air. Dalam acara di Yogyakarta ini, para pakar dan pelaku usaha berkumpul untuk membahas masa depan industri ayam yang lebih tangguh melalui sebuah seminar nasional.
Acara ini bukan sekadar perayaan ulang tahun melainkan juga merupakan wadah diskusi strategis untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis. Melalui pertemuan ini, universitas ingin memastikan bahwa kedaulatan pangan nasional tetap terjaga dengan memperkuat fondasi industri unggas dari hulu hingga ke hilir secara berkelanjutan.
Diskusi yang berlangsung tersebut menyoroti betapa besarnya perputaran ekonomi di sektor perunggasan yang mencapai angka ratusan triliun rupiah setiap tahunnya.
Wakil Dekan FKH UGM, Prof. Agung Budiyanto, menjelaskan bahwa peternak saat ini dihadapkan pada situasi yang sulit diprediksi mulai dari harga pakan yang naik turun hingga ancaman penyakit ternak. Hal senada disampaikan oleh Teuku Sahir Syahali dari Keluarga Alumni FKH UGM yang menekankan pentingnya pemahaman mengenai pengaruh geopolitik dunia terhadap harga energi dan operasional kandang.
Sementara itu, Prof Puji Astuti menegaskan bahwa peran akademisi penting untuk menjembatani antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata para peternak mandiri di lapangan guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah melalui Prof Ali Agus juga memaparkan program strategis untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis wilayah agar produksi telur dan daging tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja. Saat ini sebagian besar produksi unggas memang masih berada di Jawa sehingga diperlukan klaster produksi baru di berbagai daerah mulai dari Sumatera hingga Papua untuk mengantisipasi gangguan distribusi.

Dalam kesempatan yang sama, para tokoh perunggasan lainnya seperti Achmad Dawami, Singgih Januratmoko, dan Desianto B Utomo turut memberikan pandangan mengenai pentingnya efisiensi pakan dan penguatan ekosistem industri. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pengusaha, dan kampus diharapkan mampu menciptakan sistem perunggasan nasional yang mandiri sehingga bangsa ini tidak lagi bergantung pada bahan baku impor dari luar negeri.
Sebagai pelaku usaha yang berkomitmen mendukung kedaulatan pangan, PT. Arshaka Mandiri Utama hadir dengan menyediakan solusi bagi kemajuan para peternak di Indonesia. Perusahaan menyadari bahwa untuk menciptakan industri yang tangguh diperlukan ayam pullet berkualitas yang memiliki daya tahan fisik yang prima sejak masa awal pertumbuhan.
Kami secara aktif menerapkan standar kesehatan dan sistem pendataan sesuai dengan rekomendasi para ahli veteriner guna menghasilkan pullet yang siap berproduksi secara maksimal. Dengan menyediakan bibit yang sehat dan sudah divaksinasi secara lengkap, PT. Arshaka Mandiri Utama turut berkontribusi dalam memperkuat mata rantai industri unggas nasional agar tetap produktif menghadapi dinamika pasar di masa depan.
Tertarik dan ingin memulai bisnis ayam petelur dengan pendampingan ahli?
Dapatkan informasi lebih rinci mengenai pullet berkualitas dan konsultasi peternakan melalui:
- Website : www.pulletaman.co.id
- Instagram : @expertfarmer.id dan @pulletaman
- TikTok : @expertfarmer.id dan @pulletaman
- WhatsApp : 0858-7567-7775 dan 0881-2222-82425
- Youtube : @ExpertFarmer_Id
Penulis : Yasuhiro Rinaldy Kenzo
Kurator : Unggara
Tertarik untuk melihat artikel lainnya? silahkan klik link dibawah ini untuk membaca:
https://pulletaman.co.id/2026/04/30/cara-mencatat-data-ayam-untuk-rekording-di-peternakan/
