Fase Fase Yang Terjadi Pada Hidup Ayam Pullet

Yogyakarta, 07 April 2026 – Memahami tahapan hidup ayam merupakan pengetahuan yang penting dalam manajemen peternakan ayam petelur yang sukses.
Pengetahuan ini memungkinkan peternak untuk memberikan perlakuan teknis yang tepat sesuai dengan kebutuhan biologis ayam pada setiap tingkatan umur.
Ketidaktahuan mengenai perbedaan kebutuhan antar fase dapat mengakibatkan pemborosan pakan serta kegagalan dalam mencapai target produksi telur di masa depan.
Setiap fase memiliki tantangan tersendiri yang memerlukan perhatian khusus pada aspek nutrisi, suhu lingkungan, dan program kesehatan secara disiplin.
Fase Terkecil: Day Old Chicken (DOC)
Siklus diawali dengan fase Day Old Chick (DOC) yang merujuk pada anak ayam usia 1 hari setelah menetas. Tahap ini merupakan masa yang paling kritis karena sistem pengaturan suhu tubuh anak ayam belum berfungsi dengan sempurna secara mandiri.
Peternak wajib menyediakan pemanas buatan di area brooding untuk menjaga stabilitas suhu tubuh agar bibit tidak mengalami kedinginan yang berujung pada kematian.
Penerimaan DOC yang baik mencakup pemeriksaan kondisi fisik serta pemberian air minum untuk memulihkan energi setelah perjalanan jauh dari lokasi penetasan.
Fase Pertumbuhan Organ: Starter
Memasuki fase starter yang berlangsung dari usia 0 hingga 6 minggu, fokus utama beralih pada pertumbuhan organ dalam dan sistem kekebalan tubuh.
Pada periode ini, pembelahan sel terjadi sangat cepat sehingga membutuhkan asupan protein yang tinggi melalui pakan berkualitas dengan tekstur halus.
Keberhasilan pada fase starter ini sangat menentukan kualitas kerangka tubuh ayam di masa depan. Kesalahan manajemen pada tahap ini tidak dapat diperbaiki sepenuhnya pada tahap selanjutnya, sehingga pengawasan terhadap kesehatan dan kebersihan kandang perlu dilakukan secara intensif.
Fase Pertumbuhan Tubuh: Grower
Tahap selanjutnya adalah fase grower yang dimulai dari usia 7 hingga 12 minggu pemeliharaan. Pada masa ini, pertumbuhan difokuskan pada pengembangan kerangka tulang dan massa otot agar ayam memiliki postur tubuh yang kokoh kedepannya.
Peternak mulai mengatur pola makan untuk menjaga agar berat badan ayam tetap berada dalam rentang standar tanpa menjadi terlalu gemuk maupun terlalu kurus.
Keseimbangan nutrisi sangat penting karena timbunan lemak yang berlebih pada rongga perut dapat menghambat proses pembentukan telur saat ayam sudah memasuki usia dewasa.

Fase Pembiasaan Produksi Telur: Pullet
Fase pullet atau pre layer terjadi pada usia 13 hingga 18 minggu sebagai masa persiapan menuju tahap produksi telur yang sesungguhnya.
Pada tahap ini, organ reproduksi ayam mulai mengalami pematangan secara biologis yang ditandai dengan perubahan warna merah pada jengger dan pial.
Manajemen pencahayaan mulai diterapkan untuk merangsang hormon reproduksi agar ayam siap mengeluarkan telur pertamanya tepat pada waktunya.
Keseragaman berat badan dalam 1 populasi menjadi indikator utama keberhasilan sebelum ayam dipindahkan ke dalam kandang produksi.
Fase Prima Produksi Telur: Layer
Masa layer dimulai saat ayam memasuki usia 19 minggu hingga mencapai masa puncak produksi telur di dalam kandang.
Fokus manajemen pada fase ini adalah menjaga stabilitas konsumsi pakan dan ketersediaan air minum agar jumlah telur yang dihasilkan tetap konsisten setiap hari.
Ayam membutuhkan asupan kalsium yang lebih tinggi untuk pembentukan cangkang telur yang kuat. Periode ini merupakan masa produktif di mana peternak mendapatkan hasil investasi melalui panen telur harian yang menjadi sumber pendapatan utama operasional perusahaan.
Fase Purna-Bertelur: Afkir
Siklus kehidupan berakhir pada fase afkir saat produktivitas telur sudah menurun secara alami di bawah standar keuntungan peternakan.
Biasanya kondisi ini terjadi saat ayam mencapai usia sekitar 80 minggu atau saat angka produksi harian berada di bawah 60 persen.
Pada tahap ini, ayam lebih bernilai jika dijual sebagai sumber daging konsumsi bagi masyarakat luas. Penjualan ayam afkir memberikan tambahan modal bagi peternak untuk melakukan pergantian ayam baru guna memulai kembali siklus produksi berikutnya secara berkelanjutan.
PT. Arshaka Mandiri Utama menyediakan ayam pullet berkualitas yang telah melewati fase starter dan grower dengan pengawasan teknis yang sangat ketat.
Perusahaan memastikan setiap ayam telah mendapatkan jadwal vaksinasi lengkap serta asupan nutrisi yang tepat sesuai dengan standar kebutuhan pada setiap tingkatan usianya.
Dengan menggunakan layanan kami, peternak dapat langsung memulai fase produksi dengan risiko kegagalan manajemen yang minimal di lokasi peternakan masing masing.
Tertarik dan ingin memulai bisnis ayam petelur dengan pendampingan ahli?
Dapatkan informasi lebih rinci mengenai pullet berkualitas dan konsultasi peternakan melalui:
- Website : www.pulletaman.co.id
- Instagram : @expertfarmer.id dan @pulletaman
- TikTok : @expertfarmer.id dan @pulletaman
- WhatsApp : 0858-7567-7775 dan 0881-2222-82425
- Youtube : @ExpertFarmer_Id
Penulis : Yasuhiro Rinaldy Kenzo
Kurator : Unggara
Tertarik untuk melihat artikel lainnya? silahkan klik link dibawah ini untuk membaca:
https://pulletaman.co.id/2026/04/06/waspada-pembullyan-pada-ayam-ternakmu-di-kandang/
